Amin Irmawan weblog’s

April 6, 2008

Cinta ibarat menunggu pete-pete kampus

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — AMIN IRMAWAN @ 12:20 pm

Unhas, cinta ibarat menunggu pete-pete kampus. Bila pete-pete itu datang, Anda akan lihat pete-pete itu dan akan berkata dalam diri “eee…. Sudah penuh, ndak ada mi tempat duduk” sambil melambaikan tangan. Lalu, Anda akan berkata dalam diri “sa tunggu pete-pete yang lain saja” dan membiarkan pete-pete tadi berlalu. Kemudian datang pete-pete yang kedua, Anda lihat pete-pete tersebut dan berkata dalam diri “jeleknya mi pete-pete yang ini…. Jangan sampai kita mogok ditengah jalan”. Kemudian pete-pete yang kedua berlalu dan Anda akan berkata lagi dalam diri ”sa tunggu pete-pete berikutnya lagi deh…”

(lagi…)

Apa yang telah kita lakukan?

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — AMIN IRMAWAN @ 12:19 pm

Suatu hari sewaktu kuliah dulu, Aku kehilangan HP dan dompet yang berisi ATM, uang hasil jerih payah menjadi asisten meskipun sedikit tetapi uang cash cess… hee..he… dan kartu yang lainnya. Kemudian dosen pembimbingku berkomentar tentang musibah yang Aku hadapi, Beliau dengan cuek dan gayanya yang santai berkata “Min…., ngak ngisi kotak amal jumat ini yaa…., kurang nyumbang kale.., atau jangan-jangan ngak jumatan”

(lagi…)

« Halaman Sebelumnya

Blog pada WordPress.com.